Dea
Aku hari ini
sangat excited. Hari yang aku tunggu-tunggu selama seminggu ini. Kupersiapkan
diriku baik-baik. Ku pilih baju yang terbaik, dandanan tercantik, parfum
terlembut. Semuanya yang terbaik. Lihat lah diriku di pantulan cermin itu,
seperti gadis belasan tahun yang akan berkencan pertama kali.
Dia datang kembali
menyapaku setelah belasan tahun kita tak bersua. Dia masih tetap dia yang sama,
tetap dia yang ceria seperti tanpa beban. yang selalu berhasil membawaku hanyut
ke sebuah dimensi lain dimana aku bisa menjadi aku yang lepas, bebas dan lebih
ceria. Dia selalu memperlihatkan dunia dari sisi yang lain, yang jarang aku
perhatikan. I
never feel monotone with him.
Aku berharap
menemukan hal baru dengannya hari ini. sesuatu yang mungkin akan ku sesali
sekaligus aku syukuri kelak. Reuni kecil yang mungkin akan memporak-porandakan
sisi hatiku yang telah ku tata baik-baik.
Rio
Maafkan aku untuk hari ini, karena hari
ini aku akan bertemu kembali dengannya. Hari dimana aku akan merasa seperti
superhero dan bertemu partner in crime-nya yang tak terlupakan. Sekarang dia
agak berubah, bukan seperti dia yang dulu lagi. Dia terlihat lelah, bingung dan
datar. Mungkin menjadi dewasa membuatnya berpikir terlalu praktis dan tidak mau
repot menjadikannya orang yang datar seperti ini.
Tapi hari ini, kita akan bertemu kembali,
menyusun kembali cerita-cerita petualangan kita yang sempat pudar oleh
kedewasaan. Hari ini, dengannya akan ku telusuri jejak-jejak yang terlupakan.
Ya hari ini, dengannya. Reuni kecil ku dengan hati.
0 komentar:
Posting Komentar