Sabtu, 08 Februari 2014

D.I.M.A.S

Dimas (Sebuah angan yang harus terpapar realitas hingga memudar)


Untuk pertama kalinya aku berhenti tercengang ketika mendengar nama itu. Ya Dimas, Dimas Analis Yudha tepatnya. Dia tidak pernah ada, dia hanya sebuah nama. Sebuah nama yang dibuat orang tuaku dengan begitu indahnya hanya untukku seorang. Bingung? Dulu sebelum aku terlahir di dunia ini aku adalah seorang janin yang diprediksi terlahir sebagai seorang putra dari keluargaku. Putra bungsu tepatnya, adik dari 2 kakak perempuan. Dimas Analis Yudha adalah nama yang akan aku sandang jika aku terlahir sebagai seorang putra. But, life has his own way, aku terlahir sebagai seorang putri. Seorang putri yang normal seutuhnya and now my name is Riska Indriastuti, my father’s choice! Aku pernah bertanya pada ibuku, kenapa aku tidak diberi nama Dimas saja kala itu, ibuku hanya menjawab beliau tidak pernah terpikir mempunyai seorang putri yang dipanggilnya Dimas. Beliau melihat antusiasme ku atas nama Dimas itu, beliau berkata ‘mungkin nanti jodohmu bernama Dimas ndug’ mungkin baginya hanya sebuah kata-kata untuk menghiburku, tapi ternyata aku tersugesti dengan kata-kata itu. Selama bertahun-tahun setiap mendengar kata Dimas, telinga dan mataku terasa menjadi lebih tajam. Mencari siapa siempunya nama Dimas. Unfortunately, Dimas tidak pernah ada dalam cerita hatiku. Berteman dengan seorang yang bernama Dimas pun tak pernah seingatku. Ya Dimas hanyalah sebuah nama dan sebuah obsesiku yang terlupakan. Mungkin Dimas akan hadir dengan nama lain yang lebih indah nanti. Dimas, sebuah nama yang akan berarti nantinya. Jikalau Dimas bukan lah pendampingku mungkin saja dia akan menjadi mujahid kecilku kelak. Maupun sudah sedikit terlupakan, namun Dimas sebenarnya tetap akan terus hidup karena Dimas adalah aku dan aku adalah Dimas. Nice to know you Dimas Analis Yudha, see you soon in the future!

Ps. Di penghujung malam, di dalam remang malam, dinaungan kerlip cahaya senter hp
Unires M402, nokia, suara jangkrik dan kipas angin.

0 komentar:

Posting Komentar