Selasa, 23 April 2013

My Fam

Cinta mereka tak pernah terucap tapi terasa bagai oksigen yang aku hirup. Tanpanya aku akan layu dan kemudian mati. 
My whole world, My whole life.
i did, i do and i will 



That is my simply love. Bapak yang sangat bapak banget, yang selalu mengayomi kami anak-anaknya. Maupun terkadang sangat ngeyel tapi tetap berdemokrasi dengan anak-anaknya untuk menentukan suatu keputusan. Ibuk yang benar-benar ibu rumah tangga sejati, yang tak akan pernah lepas memperhatikan keluarganya. Selalu memberikan suggestion dan advice untuk kami. Yang selalu membela ketika anaknya benar dan mengingatkan ketika salah. Keduanya adalah matahati yang tak pernah ada habis persediaan kasih sayangnya.
Kedua mbak yang berbeda karakter. Memberi warna  yang indah di setiap cerita. Pandangan hidup yang selalu menggebu-gebu dan penuh semangat dari mbak Diyah, mengobarkan api mimpi dalam hidup. Kehidupan yang dinamis dan easy going yang mbak Dian banget, membuat hidup selalu ringan dan mengalir dengan sederhana tanpa ada banyak iri dengki. 
Kadang ketika bersama anak-anak kita akan sejenak melupakan masalah kita. Ikut tertawa, bermain, bernyayi, sejenak melupakan masalah dan penat. Itulah Launa dan Oyan yang selalu ada di sekeliling. Mengocehkan berbagai macam hal tanpa kenal lelah, membuat tetap semangat melupakan keputusasaan

0 komentar:

Posting Komentar